Setelah 25 tahun, sejak 1987, kini Microsoft tak lagi memakai logo legendaris dengan huruf cetak bergaya tebal dan miring.
"Sudah 25 tahun sejak kami memperbarui logo Microsoft, dan sekarang adalah waktu yang tepat untuk perubahan," kata General Manager Brand Strategy Microsoft Jeff Hansen dalam pernyataan di blog resmi perusahaan.
Hansen menjelaskan, logo baru Microsoft terdiri dari dua komponen, yakni huruf cetak dan simbol. Hurufnya menggunakan jenis font Segoe, yang akan terus digunakan pada produk-produk Microsoft maupun strategi pemasaran.



