Sebagaimana yang telah diketahui masyarakat dunia, bahwa Amerika Serikat
memiliki beragam cara untuk dapat memasuki, mengawasi dan melakukan
aksi militer di sebuah negara. Termasuk di negara-negara yang saat ini
sedang dilanda konflik, dan mereka anggap sebagai sarang teroris.
The
Daily Mail, mengabarkan bahwa pihak militer Amerika sedang
mengembangkan sebuah alat canggih
lainnya, sebuah alat mikro berbentuk
lebah yang dapat dikendalikan dari jarak jauh. Para peneliti tersebut
membangun seekor serangga robot, memiliki mata seperti kumbang, telinga
seperti kelelawar dan tubuh menyerupai lebah.
Serangga robot ini
berfungsi untuk mencari daerah konflik yang sulit untuk dijangkau, dan
untuk menemukan korban yang terjebak oleh situasi berbahaya.
Angkatan
Udara AS mengakui bahwa pihaknya telah menggunakan serangga robot ini
sebagai alat penyusup yang tidak terdeteksi oleh musuh, sehingga mampu
memotret, merekam bahkan menyerang teroris tanpa diketahui

Tidak ada komentar:
Posting Komentar